Enter your keyword

kagung13.blogspot.com | kagung13@gmail.com

Ilmu dan Status Akademis

By On August 08, 2014
Sebuah hal mengelitik ketika kita bicara soal seberapa pentingnya gelar akademis untuk masa depan kita. Banyak diantara kita bertanya-tanya sampai bingung pusing 7 keliling memikirkan hal yang sebagian orang menganggapnya urgent, tetapi sebagian sisanya menganggapnya hal gak penting. Yah beginilah kehidupan, kadang ditangan seseorang suatu hal kecil menjadi sangat penting, tetapi menjadi benar-benar sepele bagi yang lainnya, begitu pula sebaliknya.

GELAR AKADEMIS (DIPLOMA VS SARJANA)

Secara umum program Diploma sama dengan Sarjana yang membedakan adalah kurikulumnya, Diploma memiliki bobot studi 60% praktek dan 40% teori, sebaliknya Sarjana memiliki bobot studi 40% Praktek dan 60% teori. Dengan penyusunan kurikulum yang seperti ini diharapkan lulusan Diploma ini akan siap untuk bekerja, sedangkan lulusan Sarjana diarahkan ke bidang riset dan disiapkan untuk melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi sampai jenjang akademis Doktor, sama halnya dengan SMA dan SMK.

Program diploma memiliki beberapa karakteristik seperti :
  • Mata kuliahnya bertujuan memberikan skill/vokasional
  • Masa studi 1 tahun (D1), 2 tahun (D2) dan 3 tahun (D3)
  • Membekali praktik lebih banyak
  • Tugas akhir berupa kerja praktik dan laporan
  • Melahirkan tenaga terampil berkualifikasi pendidikan tinggi formal ke dunia usaha/industri
  • Bergelar Ahli Pratama/A.P. (D1), Ahli Muda/A.Ma (D2) atau Ahli Madya/A.Md. (D3)
Bagi yang memutuskan pilihan sarjana terdapat beberapa hal yang harus dipertimbangkan, misalnya :
  • Masa studi berkisar 3,5 sampai 5 tahun.
  • Mendapatkan pendalaman teori yang kuat
  • Memiliki kemampuan riset dan analisis mendalam
  • Peluang mengikuti organisasi internal dan eksternal kampus lebih luas
  • Mendapatkan kesempatan magang di institutusi (perusahaan/pemerintahan/LSM)
  • Beberapa perguruan tinggi mewajibkan Praktik Kerja Lapangan (PKL)
  • Tugas akhir berupa skripsi
  • Bergelar sarjana sesudah lulus

SEBERAPA PENTINGKAH GELAR AKADEMIS

Ketika kita berbicara seberapa pentingkah sesuatu hal, bertanyalah balik pada diri sendiri. Seberapa membutuhkannya dirimu akan hal yang kau anggap penting tersebut. Kita sedang bicara tentang gelar akademis. Menurut Anda seberapa pentingkah hal ini untuk diri Anda sendiri?

Banyak orang sukses memulainya dengan menyelesaikan studinya dan mendapatkan gelar akademisnya. Tapi tidak sedikit pula mereka yang sukses dengan tidak menamatkan pendidikannya. Bill Gates, Mark Zuckerburg, Steve Jobs, bukankah mereka adalah sebagian dari orang-orang sukses yang telah diakui kehebatanya. Bahkan mereka tidak sama sekali menyelesaikan pendidikannya, atau hanya bertahan beberapa waktu dalam studinya.

Tanpa sedikitpun menyepelekan pendidikan, usaha dan kerja keraslah yang sesungguhnya akan membawa kita dalam kesuksesan. Tidak adil jika kesuksesan datang hanya kepada mereka yang menyelesaikan serangkaian kewajiban kecilnya tanpa berusaha dan bekerja keras dalam hidupnya. Tapi jika kita berfikir, menyelesaikan pendidikan juga merupakan suatu usaha dan kerja keras juga bukan? Pikirkanlah!

BERFIKIRLAH TENTANG ILMU

Renungkan sejenak beberapa statment di atas. Apakah sebenarnya inti dari bahasan kita ini? Gelar akademis, kesuksesan, kepentingan, atau apa? Kita memang sedang membahas suatu hal yang akan membawa kesuksesan kita untuk masa depan? Apakah itu semata-mata gelar akademis yang kita peroleh, kita dapatkan dengan usaha dan kerja keras? Sebagian benar menurut saya, tapi sebagian lagi adalah sesuatu tentang inti sebenarnya yang sedang kita bicarakan, yaitu "ILMU". Yang terpenting bukanlah gelar akademis tetapi Ilmu yang akan kita dapatkan.

Menurut saya pribadi, hal terpenting adalah Ilmu. Jika ingin mencari dan mendapatkan, maka cari dan dapatkanlah Ilmu. Karena bukankan suatu kebenaran yang jelas bahwa menuntut ilmu adalah sebuah kewajiban. Bahkan pepatah-pun mengatakan tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina. Dalam hal ini ilmulah yang akan dihargai dan kita gunakan dalam kehidupan kita, dalam rangka mencari dan menuju sebuah kesuksesan. Yang kita perlu lakukan adalah memahami bagaiman ilmu itu akan dihargai melalui jalan yang akan kita tempuh. Apakah ilmu itu akan dihargai dengan sebuah bukti otentik, atau sekedar bukti nyata dalam praktek, atau bagaimana? Hal itulah yang sebenarnya harus kita pahami.

Jika dalam suatu kasus Ilmu yang kita peroleh akan dihargai dengan sebuah gelar akademis dengan bukti otentik sebuah ijazah, maka carilah izajah tersebut dalam rangka kita mencari ilmu. Tetapi perlu diingat, kadang kita salah memahami hakikat sebenarnya mencari ilmu. Ketika ilmu itu dihargai dengan sebuah bukti ijazah, banyak mungkin diantara kita yang terjebak pada hasil saja, yaitu mendapatkan ijazah, bukan ilmu itu sendiri. Tetapi perlu diketahui juga bahwa ilmu kadang tidak membutuhkan adanya pengakuan otentik, karena ilmu akan terlihat secara sendirinya melalui sebuah kerja nyata dedikasi terhadap ilmu itu sendiri. Dan inilah sebenarnya yang penting daripada sekedar bukti otentik yang bisa dibuat semau pihak-pihak tertentu.

INTERMEZZO

Dalam hal apapun, dalam profesi apapun, percayalah ilmu akan berguna sebagaimana pedang yang akan selalu berguna dalam perang, sebagaimana pena yang akan selalu berguna untuk menulis. Ilmu adalah sangat penting dalam kita menjalani kehidupan ini. Ilmulah yang membuat kita tahu bersopan santun, ilmulah yang membuat kita bisa melakukan jual beli, dan ilmulah yang membuat kita bisa melakukan segala kegiatan sosial hingga terciptanya kerukunan. Maka, berfikirlah pada ilmu, renungkanlah bagaimana ilmu dapat dihargai, kemudian lakukanlah!

BukBer 19 Ramadhan 1435 H

By On July 19, 2014
Kami memulainya melalui jalan masing-masing dan akhirnya sampailah masing-masing dari kami di tempat tujuan. Kebersamaan dan kekeluargaan yang tak akan pernah terukur oleh gelenteran materi dan keegoisan oleh kesibukan duniawi. Inilah cerita kami.
Hari itu Kamis, 17 Juli 2014 bertepatan 19 atau 20 Ramadhan (beberapa perbedaan pandangan penentuan awal Ramadhan) kegiatan kami telah ditentukan yaitu Bukber Arek-arek Komputer dalam rangka syukuran teman kami tercinta (yang keterima di Universitas Negeri Airlangga dan terpaksa ninggalin kami kami semua) atas keberhasilannya dalam langkah awal menatap masa depan cerahnya (Aamiin).  Beralamatkan di daerah sekitar Rungkut, Surabaya, kami-pun mengatur strategi terlebih dahulu. Setelah sebelumnya nyebar-nyebar undangan (lewat fb, bbm, sms, dsb) ditentukanlah pukul 16.00 kita kumpul di Kampus tercinta UM Surabaya.

"Ojo lali engko bukber yo rek. Kumpul di kampus jam 4. Kita berangkat dari kampus. Sakno Ibukne Aisyah lek akeh sing gak teko yo, wes kadung masak akeh soale.", ujar Bapak Hendik Murdiyanto. Oh iya. dijelasin dulu ini dia yang punya ide buat bukber ini yaitu Bapak Hendik (enakan langsung aja dipanggil Mdi, biar lebih akrab. Haha..). Yang keduanya selaku tuan rumah yang ngadain syukuran, Aisyah Henda dan keluarga (:-p). Langsung aja petualangan dimulai.

BUKBER ON THE ROAD TIAN, OZI, REDO, AMAT

Kumpul sih udah di kampus dan kayaknya juga tepat waktu (atau gak tau juga kalau meleset). Dan entah bagaimana ceritanya tiba-tiba nontifikasi di bbm, nah lho udah ganti profil aja nih Si Tian. He said, "BukBer on The Road sepanjang jalan sekitar Rungkut (kurang lebih seperti itu. hehehhe..)". Usut punya usut mereka itu katanya ngantre takjil berkali-kali sambil ngabuburit gitu (katanya). Sampai akhirnya Adzan Maghrib berkumandang dan akhirnya terpaksalah mereka BukBer on the Road. Dan sampai pada akhir petualangannya mereka-pun sampai di tempat juga telat, tapi Alhamdulillah bisa jama'ah shalat maghrib di masjid (Alhamdulillah).

Kita tinggalkan cerita membosankan diatas dan beralih nih ke cerita tokoh utamanya, siapa lagi kalau bukan Kurnia Agung Pamungkas (nah lho ini gue broooo. hahaha..)

BUKBER KANTOR VS SYUKURAN TEMEN TERCINTA

Cerita dimulai dari galaunya gue pas denger kabar, nanti BukBer kantor ya. jam 4 di daerah Basuki Rahmad. Mampus loe, dilema abis nih gue udah nge-plan mateng-mateng diusik acara dadakan. Ya sudahlah, tidur dulu aja (siapa tahu ngimpiin mantan.) Gak lama telfon bunyi, Fauzi F memanggil. "Engko budal jam 2 ya, mampir WTC dhisik. Engko tak parani". Oke. Lanjut tidur. Satu jam kemudian sms masuk, "Aku gak iso melu, ono lembur". Setengan sadar dalam hati, "Sembarang, gak ngreken, sak karep", lanjut tidur (Hahahah, Sory Us). Pukul 15.00 terbangunlah saya dan handphone-pun langsung di tangan. Gak pikir panjang, ya sudah BukBer kantor dulu, kalo sempet ya nyusul ke tempate Aisyah. Pukul 16.00, bbm rame nih (tapi gak ngreken daripada kepikiran). Pukul 17.00 OTW basuki Rahmad BukBer kantor dulu. Waktu berlalu dan selesailah saat itu Sholat Maghrib. Duduk dulu lagi, minum segelas, langsung pamit sama boss.

Gak pake lama langsung bbm pak Hendik, "Aku OTW, Jemput di deket masjid jalan masuk daerah Penjaringan.". Langsung waktu itu dengan sepeda Vega ZR, melaju arah Runkut, Surabaya. Sampai di tempat janjian ditelfon sama Reydo, Janjian di POM dan Alhamdulillah akhirnya beberapa menit setelah iqomah Isya, bertemulah Saya dengan temen-temen tercinta. Langsung meluncur tempat acara, Rumah Aisyah.

AND FINALLY, DAN AKHIRNYA

Gak lama setelah Saya datang, Rombongan Davit, dkk (Kakak kelas pro aktif Kampus, Salut bener) dateng juga. Pas lah acaranya rame abis. Sayang perut sudah penuh, full boked dan sudah waktunya berhenti makan. Demi menghormati tuan rumah, ngisi lagi kacang ijo sama sepotong pudding (Alhamdulillah Ya Allah semoga berkah).

Acara berlanjut dengan ramah tanah, ngobrol-ngobrol bercanda (Opo meneh lek arek ciloko jangkep, gegeran wis omongane, guyonane wis gak aturan. Hahahaha..). Beberapa waktu kemudian acaranya orang-orang penting dimulai. Kita bahas HIMA, BEM, Organisasi, dan lain sebagainya hingga saatnya entah menghasilkan keputusan apa (maaf, agak ngantuk perjalanan jauh, perak-rungkut). Acara pentingnya ditutup dan lanjut makan-makan bagi yang belum.

GAK LUPA FOTO-FOTO DULU

Gak lupa dong foto keluarga dulu buat kenang-kenangan dan singkat kata Acarapun berakhir dan kami mohon Pamit pada pihak Keluarganya Aisyah. Langsung buyar dewe-dewe. Acara sebenernya berlanjut sampai ke SaBer (Sahur bareng) tapi gue udah ngantuk mau cerita terus. Biarlah menjadi kenangan bagi kami-kami sekalian. Dan biarlah membuat kalian-kalian penasaran. Hahaha.. Teranda (Agung, Ozi, Tian, Agus, Redo, Fauzi) panitia SaBer Taman Bungkul 1435 H.. hahahahahaha..

THE END..

Kebersamaan dan kekeluargaan adalah sebuah hal penting dari kehidupan bersosial. Kebersamaan dan kekeluargaan ini tidak akan dapat tergantikan oleh materi apapun di atas jagat raya tercinta kita. Kadang perjuanganlah yang menjadikan kebersamaan dan kekeluargaan ini terasa sangat spesial dan bermakna. Bahkan lebih dari apapun yang pernah kita miliki. Terima Kasih. Inilah Berkah dan Rahmad dari Allah SWT. Semoga tetap terjaga sampai kapanpun walau kadang raga berjuang dengan jalannya masing-masing.

LAMPIRAN


INTERMEZZO

Cerita ini hanyalah "fakta" belaka dengan penambahan pemanis di sana sini. Jika ada kesamaan tokoh, waktu dan hal-hal lain yang berhubungan dengan kenyataannya hanyalah kenyataan yang sebenar-benarnya. Kami pihak penulis Mohon Maaf yang sebenar-benarnya. Terima kasih banyak kepada tuan rumah Aisyah Henda sekeluarga atas acara yang mudah-mudahan tak terlupakan. Sukses buat Sampean. Barakallah. :D

Anrea Hirata aja belum tentu bisa ngarang dan nulis cerita kayak gini lho. Itu semua karena kalian teman-teman tercinta. Andrea Hirata bukan Saya yang memiliki kalian, temen-temen tercinta. :D

Puzzle Game Flash V-1

By On July 13, 2014
Berikut salah satu game Puzzle Sederhana yang mungkin dapat mengisi waktu luang anda yang iseng pingin main game-game ringan sambil asah otak. Game Flash sederhana ini bisa di download dengan mudah. Cukup Klik Link Downloadnya kemudian Klik Download yang akan muncul setelah itu. Process akan berjalan, tunggu beberapa menit kemudia game siap dimainkan.

Berikut beberapa tampilan game sebagai referensi :
Untuk Mendapatkan Gamenya, Silahkan Klik Link Download di bawah ini.
Terima Kasih. Semoga Bermanfaat.
kagung13@gmail.com

Quiz Game Flash V-1

By On July 09, 2014
Update lagi di kagungku.blogspot.com. Ada game simple nih buat test IQ kalian-kalian yang ngakunya sudah lulus SMA/SMK, udah dapet ijazah juga. Gamenya simple aja cukup jawab 5 pertanyaan yang seharusnya mudah, apalagi yang Mahasiswa. Buat yang masih SD dan SMP maklum lah masih belajar. Penasaran dengan gamenya, langsung aja meluncur ke tkp.

Nah yang di atas itu sekedar screen shoot nya.Jika tertarik bisa download gamenya di sini https://www.dropbox.com/s/z9y2o8gi1x47z91/game%20test.swf. Jangan khawatir, size-nya kecil kok. Dan ini juga cuma game flash jadi gak akan ngabisin kuota Anda-anda sekalian. Selamat mencoba! Good Luck. Yah iseng-iseng ngisi waktu luang kan? Thanks.

Downoal Game Test

Visual Basic, Deret Bilangan Prima

By On April 27, 2014
Kali ini, program akan dibuat dalam aplikasi visual basic. Sedikit mengulas bahwa aplikasi visual basic adalah aplikasi pemrograman tingkat tinggi berbasis dekstop. Pada kasus ini, akan dibuat program deret bilangan prima dengan variasi batas bawah dan ata, menggunakan listbox dalam penampilan datanya. Langsung saja mari kita tengok programnya ;
Untuk codingnya dapat dilihat coding di bawah ini : (Jangan hanya di copy paste, tapi dipelajari ya!!!)

============================================
Dim x, y As Integer
Private Sub Command1_Click()
   Min = Val(Text1.Text)
   Max = Val(Text2.Text)
If Text1.Text = "" Then
MsgBox ("Batas bawah harus diisi")
End If
If Text2.Text = "" Then
MsgBox ("Batas atas harus diisi!")
End If
If ((Min <> 0) And (Max <> 0)) Then
   If Min <= 1 Then
   Min = 2
   End If
For x = Min To Max
z = 0
For y = 2 To x
   hasil = x Mod y
   If hasil = 0 Then
   z = z + 1
   End If
Next y
   If z <= 1 Then
   List1.AddItem (x)
   a = a + 1
   jml = jml + x
   End If
Label7.Caption = a
Label8.Caption = jml
Label9.Caption = Round(jml / a)
Next x
End If
End Sub
Private Sub Command2_Click()
List1.Clear
Text1.Text = ""
Text2.Text = ""
Text1.SetFocus
Label7.Caption = "0"
Label8.Caption = "0"
Label9.Caption = "0"
End Sub
Private Sub Command3_Click()
End
End Sub
============================================

Sekian dan terima kasih, semoga bermanfaat. Jangan asal Copy Paste ya, tapi dipelajari dan dipahami, karena ada beberapa program  yang berbeda dan kurang tepat penulusan (spasi,dsb) karena keterbatasan alat dan bahan. Harap maklum. Terima Kasih

Oktober-November 2012
Kurnia Agung Pamungkas

Visual Basic, Konversi Suhu

By On April 27, 2014
Kita tengok lagi salah satu program algoritma yaitu konversi suhu. Nah, kembali lagi jika belajar algoritma, kreatifitas, dan logika harus terus dikembangkan. Untuk itu ini salah satu program algoritma yang saya buat dan desain. Mungkin ada beberapa perbedaan dengan yang lainnya, tapi bisa jadi referensi untuk semua (semoga).

Visualisasi program konversi suhu
Lagsung kita tengok programnya.

=====================================================
Dim a, b, c, d As Integer
Private Sub Command1_Click()
a = Val(Text1.Text)
b = Val(Text2.Text)
c = Val(Text3.Text)
d = Val(Text4.Text)
If (Text1.Text) <> "" And (Text2.Text) <> "" And (Text3.Text) <> "" And (Text4.Text) <> "" Then
MsgBox "Harap lakukan perintah CLEAR dahulu!", vbExclamation, "PERINGATAN"
End If
If Text1.Text <> "" Then
Text2.Text = Val(4 / 5 * a)
Text3.Text = Val((9 / 5 * a) + 32)
Text4.Text = Val(a + 273)
Else
If Text2.Text <> "" Then
Text1.Text = Val(5 / 4 * b)
Text3.Text = Val((9 / 4 * b) + 32)
Text4.Text = Val((5 / 4 * b) + 273)
Else
If Text3.Text <> "" Then
Text1.Text = Val(5 / 9 * (c - 32))
Text2.Text = Val(4 / 9 * (c - 32))
Text4.Text = Val((5 / 9 * (c - 32)) + 273)
Else
If Text4.Text <> "" Then
Text1.Text = Val(d - 273)
Text2.Text = Val(4 / 5 * (d - 273))
Text3.Text = Val((9 / 5 * (d - 273)) + 32)
Else
If (Text1.Text) = "" And (Text2.Text) = "" And (Text3.Text) = "" And (Text4.Text) = "" Then
MsgBox "Harap Isi Suhu yg akan dikonversi!", vbCritical, "KESALAHAN"
End If
End If
End If
End If
End If
End Sub
Private Sub Command2_Click()
Text1.Text = ""
Text2.Text = ""
Text3.Text = ""
Text4.Text = ""
End Sub
Private Sub Command3_Click()
If MsgBox("Anda yakin ingin kuluar?", vbOKCancel + vbQuestion, "KONFIRMASI") = vbOK Then
End
End If
End Sub
=====================================================

Terima Kasih dan semoga bermanfaat.

Algoritma dan Pemrograman
November, 2010

Review Film, 5 cm

By On March 04, 2014
Sekilas aja saat lagi iseng dan hujan seperti ini enaknya mantengin laptop dan nulis-nulis apa aja yang ada di pikiran. Mulai dai yang gak jelas sampai suatu hal penting yang dapat merubah kehidupan umat manusia (cieeeeeee, lebeyebeye). Oke disini di Surabaya, 4 Maret 2014 jam 16:38 sedang hujan dan senang sekali rasanya dapat waktu lebih banyak mantengin laptop dan nulis-nulis gak jelas.

Yups, langsung saja kita bahas apa yang ada di pikiran saya. Sekarang saya sedang memikirkan tentang film yang kemaren belum lama tayang di TV tapi udah lama hilang dari peredaran bioskop. Ini film menurut saya film paling inspiratif setelah banyak film lain yang juga jadi inspirasi seperti laskar pelangi, 3 idiots, perahu kertas, dan masih banyak lagi. Oke udah pada banyak yang tahu kan kira kira kita mau bahas film apa? Siiiip, langsung aja ke TKP..

5 CM
Ini film spesial banget menurut saya. Selain inspiratif, film ini juga banyak banget maksud tersirat yang bikin semangat jadi membara, yang juga bikin ngakak di awal-awal seannya.. Hehehehe.. Langsung aja ke sinopsinya, marii... (ini sinopsis filmnya versi wikipedia)
Lima sahabat telah menjalin persahabatan selama tujuh tahun. Mereka adalah Arial yang paling tampan, Riani sebagai satu-satunya wanita dalam kelompok itu, Zafran yang berlagak seperti seorang penyair, Ian yang paling subur badannya, dan Genta yang dianggap sebagai leader dalam kelompok itu. Kegemaran mereka adalah mengeksekusi hal-hal yang tidak mungkin dan mencoba segala hal, mulai dari kafe paling terkenal di Jakarta, sampai nonton layar tancap. Semuanya penggemar film, dari film Hollywood sampai film yang nggak kelas—kecuali film India karena mereka punya prinsip bahwa semua persoalan di dunia atau masalah pasti ada jalan keluarnya, tapi bukan dalam bentuk joget.
Suatu saat, karena terdorong oleh rasa bosan di antara satu dan yang lain, mereka memutuskan untuk tidak saling berkomunikasi dan bertemu satu sama lain selama tiga bulan. Selama tiga bulan berpisah itulah telah terjadi banyak hal yang membuat hati mereka lebih kaya dari sebelumnya. Pertemuan setelah tiga bulan yang penuh dengan rasa kangen akhirnya terjadi dan dirayakan dengan sebuah perjalanan. Sebuah perjalanan yang penuh dengan keyakinan, mimpi, cita-cita, dan cinta. Sebuah perjalanan yang telah mengubah mereka menjadi manusia sesungguhnya, bukan Cuma seonggok daging yang bisa berbicara, berjalan, dan punya nama.
Nah sekarang kita mulai aja bahas tentang apa sih yang dapat dipetik dari film ini. Sebenernya banyak, tapi saya ambil yang paling mengena aja dari semuanya. Inget gak pas akhir-akhir film seorang Zafran berkata,
"Kita semua percaya pada hal, sederhana tapi luar biasa, ada dalam setiap diri manusia bila ia meyakininya. Sebuah Impian. Setiap kamu punya mimpi, keinginan, atau cita-cita, taruh di sini didepan kening kamu, yang menempel, biarkan dia menggantung, mengambang 5 cm di depan kening kamu. Jadi dia tidak akan pernah lepas dari mata kamu, dan kamu bawa impian kamu itu setiap hari, kamu lihat setiap hari, dan percaya bahwa kamu bisa, bahwa kamu akan berdiri lagi setiap kamu jatuh, apapun hambatannya kamu bilang pada diri kamu sendiri kalau kamu percaya pada impian kamu dan kamu tidak akan pernah menyerah. Belum pernah ada bukti-bukti nyata dalam angka yang bisa dipecahkan oleh ilmu pengetahuan. Entah bagaimana keajaiban sebuah impian, persahabatan, cinta, dan keyakinan bisa membuat begitu banyak perbedaan di sekeliling kita bisa mengubah kehidupan manusia, belum pernah ada. Hanya mimpi dan keyakinan yang bisa membuat manusia berbeda dengan makhluk lainnya."
Saya kira itu kata-kata paling inspiratif sepanjang film ini. Dan mungkin semuanya juga paham apa yang dimaksud. Walaupun benar setiap orang punya cara tersendiri memaknai suatu hal. :-)

Indonesia Science Project Olympied 2010

By On March 04, 2014
Sebuah pengalaman berkesan dapat ikut serta dalam suatu kompetisi bertajuk olimpiade apalagi skalanya nasional (ini baru keren). Sebuah kehormatan bagi saya mewakili sekolah tercinta ikut serta dalam sebuah ajang karya tulis yang dilaksanakan di Jakarta 2-5 Maret 2010 lalu (ini ceritanya flash back jauuuuuuh banget). Bersama sahabat saya dan guru pembimbing saya yang sangat saya cintai juga tentunya. Sekilas info saja, Indonesian Science Project Olympied atau ISPO adalah ajang 2 tahunan yang diselenggarakan oleh sebuah yayasan boarding school bernama PASIAD Indonesia (kalau gak salah sih, agak lupa soalnya). Ini kompetisi yang diikuti seluruh anak-anak bangsa se-Indonesia mulai dari jenjang SMP sampai SMA sederajat. Dan entah bagaimana bisa saya (kami) menjadi wakil dari sekolah tercinta bersaing dengan mereka-meraka yang lolos seleksi menuju final di Jakarta (it's amazing).

FLASHBACK

Semuanya bermula dari kelompok iseng anak anak ekskul Karya Ilmiah yang saat itu hanya menyisakan 4 orang aktif (sebenernya. yang satu ini saya yang sedikit males-malesan. Hehehehe...) Mendapat informasi tentang adanya lomba karya tulis yang bertaraf nasional (awal mula sih gak tertarik sama sekali) dari guru Karya Ilmiah tercinta kami. Awal mula kami berempat membagi diri atas perintah pembimbing menjadi dua team. Itu berarti satu team terdiri dari 2 orang. Kemudian kami diberi pengarahan dan disuruh mengeluarkan ide-ide yang ada di kepala kami. (Ini dia cerita serunya, saat temen-temen diskusi serius-seriusnya, saya malah ngantuk berat dan sesekali tertidur. Al hasil kena ketok kertas brosur sebendel dari pembimbing. Malu banget deh). Lanjut singkat cerita kami buat proposan dan akhirnya tiba saat hari terakhir pengumpulan proposan dimana masih harus minta tanda tangan kepsek, cap pos, dan segala keribetannya. Tapi syukur Alhamdulillah proposan bisa dikirim tepat waktu. Hari berlalu biasa-biasa saja sampai kamipun lupa pernah mengajukan proposal karya ilmiah tersebut.

Tiba pada saat itu sekitar Februari kami dapat surat dari pihak ISPO bahwa proposal kami diterima dan berhak menuju Jakarta ntuk melangsungkan pameran dalam rangka promosi dan pertanggungjawaban proposal kamu dalam bentuk product. Tapi sebuah kabar kurang mengenakan juga bahwa hanya satu dari team ini dari sekolah kami yang dipanggil menuju Jakarta. Dan entah harus bersyukur atau merasa sedih, saya tetap mengucap alhamdulillah.

PERSIAPAN

Waktu berlalu dan kami terus mempersiapkan prototipe dari proposal kami. Kadang sepulang sekolah atau hari libur. Dan bahkan lembur sampai malam sampai nginep di sekolahan. Tapi inilah perjuangan dan juga wujud pertanggungjawaban kami. Singkat cerita beberapa hari menuju bulam maret dan kami harus menyelesaikan segalanya. Masalah pun datang ketika guru pembimbing mulai ragu terhadap kinerja kami (Terutama kinerja saya yang dianggap kurang agresif). Tapi kami menunjuka keseriusan kami. Kami membagi tugas dimana saya mengerjakan bagian desai dari poster presentasi dan teman saya dibantu pembimbing menyelesaikan prototipenya. Dan alhamdulillah kerja keras kami berhasil membuahkan sebuah karya sederhana yang akan kami bawa ke Jakarta.

1 Maret 2010, dispensasi untuk izin selama 1 minggu sudah selesai diurus. Kami berangkat ke Jakarta beserta rombongan (Alhamdulillah pengalamamn baru travel dari Yogja - Jakarta). Kami tiba di penginapan P4TK Bahasa Jakarta. Kami beristirahat sejenak dan siangnya kami langsunh menuju Balai Sarbini untuk acara pembukaan. Kostum sudah siap yaitu baju adat jogja (Pertama kali pakai baju adat rasanya risih dan gak PD). Tiba saat acara sambutan oleh Mentri Pendidikan saat itu (Pertama kali ketemu Mentri). Bapak Bambang Soedibyo memberi sambutan sekaligus membuka acara ISPO 2010 ini. Lanjut pulang untuk besok persiapan pameran di Balai Kartini, Jakarta. Tapi sebelumnya mapir dulu ke Kantor Gubernur DKI Jakarta buat acara makan-makan. Tapi sayang gak ketemu Bapak Gubernus Fauzi Bowo saat itu.

PAMERAN

Hari H telah tiba saat itu 2 Maret 2010 dimana perjalanan pagi yang lumayan macet (Maklum, Jakarta) diiringi harap-harap cemas bagaimana nanti menjawab pertanyaan juri. Persiapan beberapa jam sebelum penilaian kami mempersiapkan stan, liat-liat stan peserta lain juga persiapan presentasi. Kami mendapatkan beberapa teman baru juga dan tidak lupa berbagi informasi dan pengetahuan yang kami punya. Ingat sekali kami menemuai teman sebelah kamar mereka dari Malang, saat itu mereka terlihat seperti peneliti muda yang berbakat (Mungkin begitu juga persepsi mereka kepada kami. Hehehe...).Sampai tiba saat presentasi dimana saya ingat juri meminta saya presentasi dalam Bahasa Inggris. Disini saya menjawab keraguan semua orang degan mempresentasikan proposan dan prototype saya dalam bahasa Inggris. Tidak begitu lancar tapi cukup memuaskan juri.

Hari berlalu kami lewati dengan presentasi, istirahat, dan begitu seterusnya sampai tiba saatnya pengumuman juara. Saat ini tepat 5 maret 2010. Menuju auditorium Balai Kartini Jakarta, kami harap-harap cemas menunggu hasi pembacaan juri terhadap penilaian yang telah dilakukan kepada kami. Doa demi doa terucap dalam hati sampai saat terakhir tidak juga disebutkan nama team kami dalam list juara. Saat itu juga kami lepas dari tekanan dan menerima apapun hasilnya. sempat terucap maaf kepada rekan satu team dan juga pembimbing. Semuanya menangis tapi akhirnya tersenyum berkat pengalaman berharga yang kami dapat.

SAYONARA

Kesempatan terakhir kami di Jakarta saat itu kami dapat kesempatan berfoto edengan Bapak Mentri Pendidikan Bambang Soedibyo (Yah bisa jadi kenang-kenangan). Saat itu pula kami kembali ke penginapan dan tidak butuh waktu lama, kami langsung melanjutkan perjalanan pulang. Hanya ucapan terima kasih dan maaf yang dapat kami haturkan Kepada pihak sekolah akan hasil yang kami dapat. Sambuatan hangat teman-teman seakan menjadi obat ampun untuk melupakan hasil yang kami dapat saat di Jakarta. Tapi saat itulah kami mendapat pengalaman berharga yang tak terlupakan untuk cerita anak cucu kami. Untuk cerita adik-adik kami suatu saat nanti.

INTERMEZZO

Sebuah pengalaman berharga di dapat dari perjuangan keras pantang menyerah. Percaya pada hal sederhana yang selalu ada di hati dan fikiran setiap orang yang kami sebut itu mimpi adalah hal mutlak yang akan membawa perbedaan dalam hidup ini. Terlepas dari hasil apapun yang kami dapat. Sebagian orang menilai itu penting, tapi bagi kami itu hanyalah hadiah atas seberapa keras perjuangan kita. Ketika keadaan berkata lain percayalah ada hal yang lebih besar menanti di depan. Jangan berputus asa. Setidaknya, kemarin kita telah mendapatkan proses, dan itulah yang terpenting. Seperti kata sebuah stiker keren orang iseng bahwa, "bukan IP yang akan kita bawa mati, tetapi proses mencari IP itulah yang penting".

Teruslah berkarya dan percayalah pada mimpi kalian. Karena hidup, kesuksesan, dan masa depan adalah mimpi-mimpi yang menjadi kenyataan. :)

Popular

Kurnia Agung Pamungkas a.k.a kagung13, Seorang blogger yang percaya bahwa menulis adalah cara terbaik mengabadikan moment dan pemikiran berharga dalam hidup.

Total Pageviews